Tingkatkan Kualitas Kentang Lokal, ICARE Jawa Barat Bekali Petani Jabar Praktik Pertanian Modern
Garut - Tim ICARE Jawa Barat menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Good Agricultural Practices (GAP) yang difokuskan bagi para petani kentang pada Rabu (1/10/2025). Kegiatan yang diikuti oleh anggota dari lima Koperasi Produsen Kentang serta penyuluh pertanian setempat ini digelar serentak di tiga lokasi sentra produksi, yaitu Cigedug, Cisurupan, dan Pasirwangi. Langkah strategis ini bertujuan untuk mendorong penerapan budidaya kentang modern yang efisien dan ramah lingkungan, guna meningkatkan kualitas, produktivitas, dan daya saing kentang dari Jawa Barat di pasar yang lebih luas.
Materi yang disampaikan oleh Tim ICARE Jawa Barat bersifat komprehensif dan aplikatif, mencakup seluruh tahapan budidaya mulai dari pemilihan bibit unggul bersertifikat, teknik pengolahan lahan, pemupukan berimbang, hingga strategi Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Para petani tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga diajak berdiskusi interaktif untuk memecahkan masalah riil di lapangan, seperti penanganan penyakit busuk daun dan penentuan jarak tanam optimal. Antusiasme peserta memuncak saat sesi tanya jawab, di mana mereka aktif berbagi pengalaman dan mengonsultasikan tantangan budidaya langsung kepada para ahli.
Kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari para petani yang menilai materi bimtek sangat relevan dengan kebutuhan mereka untuk meningkatkan hasil panen dan menjaga keberlanjutan usaha tani. Tim ICARE menekankan bahwa adopsi GAP bukan hanya sekadar untuk meningkatkan produksi, melainkan menjadi kunci utama agar petani kentang lokal mampu bersaing dan menjaga kelestarian lingkungan. Keberhasilan acara ini diharapkan menjadi momentum penguatan praktik pertanian modern di kalangan petani kentang di Jawa Barat.